
jatimnow.com – Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Saiful Iman, menyoroti dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis dalam proyek pelebaran Jalan Kerinci senilai Rp2,2 miliar. Ia mendesak agar bagian pekerjaan yang terbukti tidak memenuhi standar dibongkar dan dibangun ulang.
Proyek dengan panjang pengerjaan sekitar 700 meter tersebut dilaksanakan oleh CV Keluarga Jaya. Sorotan Saiful muncul saat Komisi III DPRD Kota Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek, Rabu (14/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Saiful mempertanyakan sejumlah aspek teknis pekerjaan, mulai dari dugaan pemadatan yang tidak sesuai standar, kedalaman pondasi plengsengan yang diduga tidak memenuhi spesifikasi, hingga kebocoran pada saluran drainase yang baru dibangun.
Menurutnya, berbagai persoalan tersebut perlu diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan pelaksanaan proyek sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak.
Saiful menegaskan, penggunaan anggaran daerah senilai miliaran rupiah harus diimbangi dengan kualitas pekerjaan yang memadai.
Apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya ketidaksesuaian, perbaikan tidak cukup dilakukan secara parsial jika kondisi pekerjaan memang mengharuskan pembongkaran dan pembangunan ulang.
“Saya menekankan pembongkaran dan pembangunan ulang terhadap bagian yang tidak sesuai. Jika kondisinya tetap seperti ini, saya sendiri akan melaporkannya ke kejaksaan untuk ditindaklanjuti secara hukum,” tegas Saiful Iman, Rabu (14/10/2026).
Ia menilai, kualitas konstruksi Jalan Kerinci perlu mendapat perhatian serius karena jalur tersebut memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas masyarakat dan perkembangan kawasan industri di Kota Probolinggo.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber