
Sidoarjo (ANTARA) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono mendorong adanya kemudahan akses bahan bakar minyak (BBM) bagi nelayan di pesisir Kecamatan Jabon, Sidoarjo.
“Persoalan distribusi BBM, keterbatasan infrastruktur, dan minimnya sarana penunjang perikanan masih menjadi tantangan nelayan pesisir wilayah Jabon, Sidoarjo,” kata BHS sapaan akrabnya di Sidoarjo, Jumat.
Ia mengatakan akan mendorong penyaluran BBM bagi nelayan melalui jalur distribusi yang lebih pendek supaya harga yang diterima lebih terjangkau.
Menurut dia, nelayan membutuhkan akses langsung dari Pertamina atau setidaknya melalui satu perantara untuk menekan biaya operasional melaut.
“Permasalahan utama adalah BBM. Nelayan menginginkan penyaluran langsung dari Pertamina atau maksimal melalui pihak kedua, sehingga harganya bisa lebih murah,” kata BHS dalam keterangan di Sidoarjo.
Selain BBM, BHS menyoroti kebutuhan infrastruktur dasar di kawasan pesisir, terutama penerangan jalan umum (PJU) dan kamera pengawas atau CCTV. Ia menyebut kebutuhan penerangan di sejumlah titik telah mendapat respons Bupati Sidoarjo Subandi, sedangkan dukungan CCTV diharapkan dapat meningkatkan keamanan lingkungan nelayan.
BHS juga menyalurkan bantuan lima unit jaring nelayan serta tambahan delapan unit jaring dan satu mesin kapal pada tahun depan.
“Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sarana kerja nelayan sekaligus menunjang produktivitas mereka,” katanya.
Ketua Nelayan Jabon Bambang Jatmiko menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami berharap dukungan tersebut tidak berhenti pada bantuan awal, tetapi berlanjut untuk menjawab kebutuhan nelayan di kawasan pesisir Jabon, khususnya Dusun Telocor, Desa Kedungpandan,” katanya.
Kepala Desa Kedungpandan Wawan Dharmawan mengapresiasi perhatian BHS terhadap kebutuhan masyarakat pesisir. Ia berharap dukungan berupa penerangan, CCTV, jaring, dan mesin perahu dapat membantu nelayan menjalankan aktivitas melaut serta memenuhi kebutuhan keluarga.
Pemenuhan sarana tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan para pemangku kepentingan dapat terus diperkuat agar kebutuhan nelayan Kedungpandan mendapat tindak lanjut,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber