KABUPATEN MADIUN – Kekeringan akibat musim kemarau menyebabkan warga di enam desa di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengalami kekurangan air bersih. Untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, TNI Angkatan Darat bersama BPBD dan PDAM menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak pada Kamis (15/10/2026).

Sebanyak 10 ribu liter air bersih disalurkan oleh personel Batalyon TP 532 Pangeran Timur kepada warga Desa Cabean, Kecamatan Sawahan. Warga tampak mengantre sambil membawa ember dan galon untuk mendapatkan air. Menurunnya debit air sumur membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih. Bantuan serupa juga disalurkan ke Desa Sawahan dan Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri.

Pasi Intel Yonif TP 532 Pangeran Timur, Lettu Jamil, menyampaikan penyaluran bantuan dilakukan untuk membantu warga yang terdampak kekeringan. Sementara itu, BPBD Kabupaten Madiun mencatat kekurangan air bersih terjadi di enam desa yang tersebar di tiga kecamatan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Madiun, Endik Rukmana, mengatakan penanganan dilakukan melalui penyaluran air bersama TNI AD dan PDAM. BPBD juga menyiapkan tandon air untuk membantu memenuhi kebutuhan warga. Sekitar 30 tandon bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur turut disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih dalam kondisi darurat.

BPBD Kabupaten Madiun mengimbau warga dan pemerintah desa agar segera melaporkan apabila terjadi kekurangan air bersih akibat kekeringan. Pelaporan tersebut diperlukan agar penanganan dan penyaluran bantuan dapat dilakukan sesuai kebutuhan wilayah terdampak.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *