Festival Musik Tong-Tong menjadi salah satu agenda budaya Jawa Timur yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Festival yang digelar di Madura ini menampilkan musik tradisional Tong-Tong yang berkembang dari kebiasaan masyarakat hingga menjadi pertunjukan seni.

Pada Oktober 2026, Festival Musik Tong-Tong dijadwalkan berlangsung pada 17-18 Oktober 2026 di Kabupaten Sumenep. Puluhan grup musik Tong-Tong dari berbagai daerah di Madura akan menampilkan kreativitas mereka dalam festival tersebut. Lantas, bagaimana sejarah musik Tong-Tong dan seperti apa rangkaian acaranya?

Musik Tong-Tong berawal dari tradisi musik patrol untuk membangunkan warga saat sahur pada bulan Ramadan. Pada masa awal perkembangannya, alat yang digunakan masih sederhana, berupa bambu yang dipukul hingga menghasilkan bunyi ritmis.

Melansir laman Kemendikdasmen, alat musik Tong-Tong sendiri telah dikenal sejak masa kuno dan diperkirakan berasal dari zaman pra-Hindu. Pada awalnya, Tong-Tong berfungsi sebagai alat komunikasi tradisional berupa kentongan.

Masyarakat menggunakan bunyi kentongan dengan kode pukulan tertentu untuk menyampaikan tanda bahaya atau situasi tertentu di desa. Di Madura, khususnya Sumenep seperti wilayah Batuputih dan Ambunten, Tong-Tong berkembang menjadi musik arak-arakan atau musik patrol yang dimainkan secara berkelompok.

Tradisi tersebut semakin dikenal ketika digunakan untuk membangunkan sahur selama bulan Ramadan. Nama “Tong-Tong” berasal dari bunyi yang dihasilkan ketika alat tersebut dipukul.

Seiring perkembangan zaman, musik Tong-Tong tidak lagi hanya menggunakan alat musik sederhana dari bambu. Para pelaku seni mulai memadukannya dengan berbagai instrumen lain. Dalam perkembangannya, musik Tong-Tong juga digunakan dalam pertunjukan, seperti klenengan hingga teater ludruk.

Bahan dan bentuk alat musiknya pun semakin beragam. Selain bambu, terdapat alat yang dibuat dari pangkal pohon siwalan yang dikenal sebagai dhungdhung dan digunakan dalam kegiatan tertentu di masyarakat.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *