
Pembukaan Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 digelar sangat meriah di alun-alun Bojonegoro. Dalam kegiatan tersebut juga dirangkai pelantikan 28 PAC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Kabupaten Bojonegoro periode 2026-2031, serta penyerahan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Dengan panggung yang megah, Gutanbo Fest dibuka dengan suguhan seni tari Gumregah Tani. Tarian tersebut menggambarkan ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian dari sawah-sawah yang subur. Suguhan tari tersebut dari Sanggar Tari Angling Dharma.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, dalam laporannya mengatakan Gutanbo Fest 2026 ini merupakan pengembangan dari Fun Farmers Day (FFD) yang telah dilaksanakan sejak 2022 di tingkat desa dan kecamatan. “Pada 2026 ini, kegiatan dikembangkan dalam skala kabupaten di alun-alun dengan harapan tujuan untuk memperluas ruang interaksi dan promosi potensi sektor pertanian Bojonegoro,” terangnya. (16/10/2026)
Pemkab Bojonegoro melalui DKPP sepanjang 2026 telah memberikan berbagai dukungan kepada sektor pertanian. Dukungan tersebut antara lain pupuk bersubsidi sekitar 136.256,94 ton, pupuk NPK tembakau sebanyak 526,925 ton, bantuan benih sebanyak 609,5 ton, pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjnag 27.528 meter, pembangunan saluran irigasi sepanjang 1.385 meter, serta asuransi usaha tani padi sebanyak 17.000 hektare.
Selain itu, juga membangun irigasi perpompaan di 44 titik, pembangunan sumur bor di 92 titik, listrik masuk sawah konversi BBM ke listrik sebanyak 4 titik, penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) sebanyak 172 unit, serta melaksanakan sekolah lapang sebanyak 167 kali pertemuan. Semua diarahkan untuk memperkuat produktivitas sekaligus kesejahteraan petani Bojonegoro.
“Tagline Gumregah Tani Bojonegoro Festival 2026 yaitu Petani Jaya, Bojonegoro Bahagia, Makmur, Membanggakan, Nyata! Karena Bojonegoro menurut sensus pertanian tahun 2023 terdapat 269.267 rumah tangga usaha pertanian yang Dimana dalam 1 rumah tangga usaha pertanian ini ada 3 orang, maka sekitar 800.000-an orang bergantung pada sektor pertanian,” kata Zaenal.
Pada pembukaan Gutanbo ini, juga dirangkai dengan pelantikan 28 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Kabupaten Bojonegoro periode 2026–2031.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa pelantikan pengurus PAC HKTI bukan sekadar seremonial, tetapi membawa tanggung jawab untuk bekerja bersama petani dan pemerintah. Ia menargetkan peningkatan produksi pertanian Bojonegoro dalam beberapa tahun mendatang, termasuk menjadikan daerah tersebut semakin kuat sebagai salah satu penopang produksi pangan.
“Kita target tahun depan mengungguli Kabupaten Lamongan yang sebelumnya kita sudah mengungguli Kabupaten Ngawi. Kemudian tahun 2029 diatas Kabupaten Indramayu yang menjadi salah satu penghasil padi tertinggi di Indonesia,” ujar Bupati Wahono.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber