/data/photo/2026/09/25/6ab658cc1944a.jpg)
KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 330.186 pelanggan telah menggunakan KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang pulang-pergi (PP) selama periode Mei–September 2026.
Sejak mulai beroperasi pada 1 Mei 2026, kereta ini mendapat respons positif sebagai pilihan perjalanan jarak jauh yang menghubungkan sejumlah kota di Pulau Jawa.
Berdasarkan data KAI, jumlah pelanggan KA Sangkuriang mencapai 61.078 orang pada Mei, meningkat menjadi 70.399 orang pada Juni. Pada Juli, layanan ini mencatat 67.620 pelanggan, disusul 68.974 pelanggan pada Agustus dan 62.115 pelanggan pada September 2026.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan tingginya jumlah pelanggan menunjukkan terbentuknya pasar perjalanan di sepanjang koridor yang dilalui KA Sangkuriang.
“KA Sangkuriang melayani perjalanan sepanjang 1.002 kilometer dengan karakter pelanggan yang beragam. Ada perjalanan dari Bandung menuju Yogyakarta atau Solo, perjalanan menuju Surabaya dan Jember, hingga pelanggan yang melanjutkan perjalanan sampai Banyuwangi. Pola ini menunjukkan perjalanan kereta tumbuh di banyak segmen kota yang dilalui,” ujar Anne dilansir dari Antara (16/10/2026).
KA Sangkuriang melayani perjalanan langsung Bandung–Ketapang (PP), dengan keberangkatan perdana dari Bandung pada 1 Mei 2026 dan perjalanan dari Ketapang menuju Bandung mulai beroperasi sehari kemudian.
Kereta ini melintasi sejumlah pusat kegiatan masyarakat dan destinasi wisata, mulai dari Tasikmalaya, Ciamis, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Jember, Banyuwangi, hingga Ketapang.
Kehadiran layanan langsung tersebut memberikan alternatif perjalanan dari Jawa Barat menuju ujung timur Pulau Jawa tanpa mengharuskan pelanggan berganti kereta dalam perjalanan Bandung–Banyuwangi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber