:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bbm-kediri-jatim.jpg)
SURYA.CO.ID, KEDIRI – Polres Kediri mengintensifkan pengawasan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menyusul meningkatnya permintaan bahan bakar minyak (BBM) dan kekosongan sejumlah jenis BBM dalam sepekan terakhir.
Antrean kendaraan untuk membeli Pertalite terpantau di beberapa SPBU wilayah Kabupaten Kediri Jawa Timur. Sejumlah SPBU juga masih menunggu pengiriman pasokan lanjutan.
Kapolres Kediri AKBP Muh. Wahyudin Latif turun langsung mengecek sejumlah SPBU pada Minggu (18/10/2026) sore. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi stok, menelusuri perkembangan pasokan, sekaligus mengantisipasi pembelian BBM secara berlebihan.
Dalam kegiatan tersebut, Latif didampingi Wakapolres Kediri, Kasat Lantas Polres Kediri, serta petugas SPBU. Hasil pengecekan menunjukkan sejumlah jenis BBM di beberapa SPBU telah habis di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Berdasarkan koordinasi dengan pengelola SPBU, pemesanan tambahan BBM sebenarnya telah dilakukan. Namun, pasokan tersebut masih dalam proses pengiriman sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan konsumen secara normal.
“Beberapa jenis BBM memang habis di sejumlah SPBU, tetapi sudah dilakukan pemesanan. Kami berkoordinasi dengan pengelola dan akan mengawal pengirimannya agar segera sampai dan bisa kembali memenuhi kebutuhan masyarakat,” tutur Latif.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan BBM di Kabupaten Kediri, tambahan pasokan dari Depot Madiun juga telah diminta. Pasokan tambahan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan stok di SPBU yang mengalami kekosongan.
Pengawasan berlanjut pada Senin (19/10/2026) pagi. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri memantau sejumlah SPBU, salah satunya SPBU Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber