Kota Malang, blok-a.com – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memastikan rencana retreat kepala sekolah di Kota Malang tidak akan dilaksanakan. Meski begitu, evaluasi terhadap kepala sekolah tetap berjalan tanpa harus melalui kegiatan retreat.

Wahyu mengatakan, dirinya telah meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang untuk tidak melaksanakan retreat tersebut. Keputusan itu disampaikan setelah rencana kegiatan tersebut ramai menjadi sorotan publik.

“Enggak, enggak, saya sudah bilang jangan. Udah mulai awal-awal cuma ramai aja di media, saya sudah ngomong manggil Pak Kepala Dinas, jangan dilaksanakan,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, anggaran itu pada dasarnya dialokasikan untuk peningkatan kapasitas atau capacity building. Karena itu, kegiatan yang dilaksanakan nantinya tetap mengacu pada program peningkatan kemampuan sesuai perencanaan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Ya sesuai dengan di DPA-nya. Jadi itu kan hanya kapasitas capacity building, peningkatan kemampuan,” jelasnya.

Wahyu juga memastikan evaluasi terhadap kepala sekolah tetap dilakukan secara berkala. Menurutnya, evaluasi merupakan bagian dari tugas pemerintah yang harus berjalan, terlepas dari ada atau tidaknya anggaran khusus untuk kegiatan retreat.

“Iya, tapi dengan tidak dengan cara dengan retret, ya. Karena evaluasi walaupun tidak kita anggarkan, evaluasi kan tetap harus berjalan,” tegasnya.

Sebelumnya, rencana retreat kepala sekolah di Kota Malang menjadi sorotan setelah Disdikbud mengungkapkan alokasi anggaran sekitar Rp300 juta untuk kegiatan tersebut. Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyebut anggaran itu telah disetujui Komisi D DPRD Kota Malang dan direncanakan untuk kegiatan pada November 2026.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *