
Kabupaten Malang, blok-a.com – Arema FC menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2026/2027, Rabu (21/10/2026). Setelah menelan kekalahan perdana musim ini, Singo Edan berupaya menjadikan laga di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, sebagai momentuk untuk kembali ke jalur kemenangan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai Persija memiliki sejumlah keunggulan yang perlu diantisipasi. Selain mampu melakukan transisi dengan cepat, tim tuan rumah juga dinilai agresif dalam merebut kembali bola serta memiliki organisasi permainan yang solid.
“Kita tahu bahwa tim Persija memiliki transisi yang sangat baik, memiliki tekanan setelah kehilangan bola yang sangat kuat. Tim yang tersusun dengan sangat baik dan dipersiapkan dengan sangat baik,” kata Marcos melalui penerjemahnya, Julian Guevara.
Menghadapi karakter permainan tersebut, Arema FC akan mengandalkan skema yang telah disiapkan selama latihan. Marcos percaya timnya tetap mempunyai kesempatan untuk bersaing apabila para pemain mampu menerapkan instruksi dengan tepat di lapangan.
“Arema memiliki model permainan. Jika pemain berhasil mengeksekusi apa yang telah dilatih, saya rasa kami memiliki peluang besar untuk bersaing dengan baik di pertandingan ini,” tambahnya.
Selain kekuatan lawan, waktu pemulihan pemain turut menjadi perhatian tim pelatih Arema FC. Singo Edan hanya memiliki jeda beberapa hari setelah menghadapi Garudayaksa FC pada Sabtu (17/10/2026).
Kondisi tersebut membuat Marcos harus cermat menentukan porsi latihan. Persiapan tetap dijalankan, tetapi beban fisik pemain perlu dikendalikan agar mereka bisa tampil maksimal ketika menghadapi Persija.
“Kami mungkin tidak memiliki waktu yang cukup untuk persiapan karena baru bermain hari Sabtu. Kami harus mengontrol beban latihan sampai besok dan akan menghadapi Persija,” jelasnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber