
LOKASI. Gedung RS BHC Sumenep, tempat almarhum Moh. Firman Ramadhani menjalani perawatan sebelum meninggal dunia. Hingga Rabu (21/10/2026), upaya konfirmasi awak media kepada direktur dan Manager Humas dan Marketing rumah sakit tersebut belum membuahkan h
SUMENEP, MaduraPost – Upaya awak media memperoleh penjelasan langsung dari manajemen RS Baghraf Health Care (BHC) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengenai kematian pasien BPJS, Moh. Firman Ramadhani alias Dani, kembali belum membuahkan hasil.
Namun, petugas keamanan yang berjaga menyatakan tidak mengetahui keberadaan Direktur RS BHC Sumenep, dr. Tedjo Wahyu Putranto, maupun Manager Humas dan Marketing, Sandra Rahestri.
“Saya tidak tahu, kapan masuknya, nggak keliatan sejak kemarin,” ujar Achmad, petugas keamanan RS BHC Sumenep, kepada awak media, Rabu siang.
Sementara itu, berdasarkan pantauan awak media saat berada di lokasi, mobil dinas milik direktur terlihat berada di lingkungan rumah sakit.
Kendati demikian, keberadaan kendaraan tersebut tidak memastikan apakah direktur sedang berada di dalam gedung atau tidak.
Hingga upaya konfirmasi dilakukan, awak media belum berhasil memperoleh keterangan langsung dari pihak manajemen mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.
Kunjungan pada Rabu siang itu merupakan bagian dari upaya meminta penjelasan atas sejumlah pertanyaan yang muncul setelah Dani meninggal dunia usai menjalani perawatan sebagai pasien BPJS di RS BHC Sumenep.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber