
Wilayah Kota Bojonegoro dan sekitarnya akhirnya diguyur hujan setelah dilanda musim kemarau panjang. Hujan turun pada Rabu (21/10/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB, setelah suhu udara di wilayah tersebut sempat mencapai 35-38 derajat Celsius.
Hujan ini turun sehari setelah Pemkab Bojonegoro bersama warga dan aparatur sipil negara (ASN) menggelar salat Istisqa untuk memohon hujan. Salat tersebut berlangsung di Masjid Baabus Shofa pada Selasa (20/10/2026).
Hingga menjelang waktu Magrib, hujan rintik-rintik masih membasahi sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Kapas, Balen, Sumberrejo, hingga Kanor.
Salah seorang warga Kecamatan Balen, Aqila (19), mengaku bersyukur atas turunnya hujan di wilayah Bojonegoro.
“Informasinya kemarin ada warga dan ASN di Bojonegoro sholat istisqa di Masjid Baabus Shofa. Alhamdulillah selang satu hari kok kampung saya dan daerah lain diguyur hujan. Semoga ini pertanda berkah barokah,” ujar Aqila.
Sementara itu, wilayah Jawa Timur mulai memasuki masa peralihan musim atau pancaroba pada dasarian III Oktober 2026. Berdasarkan data BMKG Jawa Timur, awal musim hujan diperkirakan berlangsung secara bertahap, mulai November 2026 hingga Januari 2027.
Pada masa pancaroba, hujan dengan intensitas lokal hingga sedang yang disertai angin kencang berdurasi singkat diperkirakan lebih sering terjadi pada sore hingga malam hari.
Menghadapi perubahan cuaca tersebut, Pemkab Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan dan memantau informasi cuaca terbaru melalui saluran resmi BMKG Jawa Timur.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber