Kabupaten Jombang dikenal dengan julukan Kota Santri karena memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan Islam. Julukan ini tidak lepas dari keberadaan sejumlah pondok pesantren besar yang melahirkan ulama berpengaruh, mengembangkan tradisi keilmuan, dan berkontribusi dalam kehidupan sosial.

Di antara lembaga pendidikan yang memperkuat identitas tersebut adalah Pondok Pesantren Tebuireng, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan, dan Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar.

Keempatnya dikenal sebagai pesantren besar di Jombang dengan latar belakang sejarah dan perkembangan pendidikan yang berbeda. Lantas, bagaimana sejarah Jombang hingga dikenal sebagai Kota Santri, dan pesantren mana saja yang termasuk dalam deretan pesantren besar di Jawa Timur?

Melansir laman Kabupaten Jombang, secara administratif, 21 Oktober 1910 ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Jombang. Penetapan tersebut berkaitan dengan persetujuan pemisahan wilayah Afdeeling Mojokerto menjadi Afdeeling Mojokerto dan Afdeeling Jombang pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Asal-usul nama Kabupaten Jombang sendiri memiliki beberapa versi yang berkembang dalam cerita masyarakat. Salah satu versi populer menghubungkannya dengan kata ijo (hijau) dan abang (merah).

Dikutip laman Balai Bahasa Jawa Timur, kedua warna tersebut dimaknai sebagai gambaran keberagaman kelompok masyarakat, termasuk kaum santri yang mewakili warna merah dan abangan yang diwakili kaum nasionalis.

Julukan Kota Santri terutama berkaitan dengan tumbuhnya pesantren sebagai pusat pendidikan, pengajaran agama, dan pembentukan karakter masyarakat. Tradisi tersebut berkembang lintas generasi melalui hubungan antara kiai, santri, alumni, dan masyarakat sekitar.

Pengaruh pesantren di Jombang juga terlihat dari lahirnya tokoh-tokoh nasional, seperti KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Wahid Hasyim, dan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Kiprah mereka dalam pendidikan Islam dan perjuangan kebangsaan turut memperkuat posisi Jombang dalam sejarah Indonesia.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *