
JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional
SURABAYA – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Surabaya, Muhaimin, menegaskan pentingnya mendorong santri agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. Peringatan
SURABAYA – Program Kampung Pancasila di Kota Surabaya dituntut tidak berhenti pada perlombaan dan seremoni. DPRD Surabaya mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pembinaan berkelanjutan, fasilitas pendukung, pengawasan, hingga alokasi anggaran yang jelas agar program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengembangan Kampung Pancasila DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, menegaskan bahwa lomba yang melibatkan ribuan rukun warga (RW) se-Kota Surabaya harus menjadi langkah awal untuk memetakan potensi dan kebutuhan setiap kampung.
Menurutnya, hasil perlombaan tidak cukup hanya menghasilkan pemenang dan penghargaan. Pemerintah kota harus menjadikannya dasar untuk menentukan bentuk pembinaan serta dukungan yang sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.
“Program ini jangan hanya seremonial. Harus ada tindak lanjut dan keberlanjutan. Kemampuan setiap kampung berbeda-beda, sehingga perlu ada pendampingan dan dukungan fasilitas dari pemerintah,” tegas Kahfi.
Anggota Komisi A DPRD Surabaya itu menilai, setiap kampung memiliki potensi dan persoalan yang berbeda. Karena itu, pendekatan pembinaannya tidak bisa disamaratakan. Kampung yang sudah berkembang perlu didorong meningkatkan potensinya, sedangkan wilayah yang masih memiliki keterbatasan harus mendapat pendampingan lebih intensif.
Kahfi juga mendorong keterlibatan pengurus RT/RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), tokoh masyarakat, dan generasi muda agar pengembangan Kampung Pancasila berjalan sesuai kebutuhan warga.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber