SURYA.CO.ID SURABAYA – Erinne Graciana Pricilla, Puteri Batik Jawa Timur, memilih cara kreatif untuk melestarikan budaya daerah. Melalui advokasi bertajuk AkarMain, siswi kelas 11 SMA Gloria 1 Surabaya ini mengenalkan permainan tradisional Jember kepada generasi muda dengan menggabungkannya bersama batik.

Salah satu pendekatan yang dilakukan Erinne adalah mengangkat inspirasi permainan egrang dan bakiak ke dalam motif batik. Ia juga memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan kekayaan budaya Jember kepada masyarakat luas.

Bagi Erinne, permainan tradisional bukan sekadar hiburan masa lalu, melainkan bagian dari warisan budaya yang perlu terus dikenalkan kepada generasi berikutnya.

“Menurut saya, budaya itu nggak harus selalu terlihat kuno, tetapi bisa dikemas secara kreatif supaya tetap menarik dan dikenal oleh generasi sekarang,” ujar Erinne kepada Tribun Jatim Network, Kamis (22/10/2026).

Melalui AkarMain, ia berharap semakin banyak anak muda mengenal permainan tradisional sekaligus memahami kaitannya dengan identitas budaya Indonesia.

Menjadi Puteri Batik Jawa Timur memberikan pengalaman baru bagi Erinne. Ia semakin memahami bahwa batik tidak hanya berupa kain bermotif indah, tetapi juga warisan budaya yang memiliki filosofi dan makna di balik setiap motifnya.

Sejauh ini, Erinne terus memperdalam pengetahuan tentang batik dan budaya Indonesia. Ia juga mempersiapkan kemampuan catwalk, public speaking, serta mental agar dapat tampil maksimal dalam tahapan ajang selanjutnya di Jakarta.

Persiapan tersebut dilakukan secara bertahap, termasuk menjaga kesehatan dan memperbaiki kekurangan yang masih dimiliki.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *