SURYA.co.id, BANYUWANGI – Suasana perhelatan Gandrung Sewu 2026 mulai terasa sejak penumpang pesawat dan kereta api tiba di Banyuwangi, Jawa Timur. 

Menjelang pertunjukan kolosal yang melibatkan 1.300 penari, atraksi Tari Gandrung menyambut kedatangan penumpang di bandara dan stasiun kereta api pada 22–25 Oktober 2026.

Penyambutan bernuansa budaya tersebut menjadi cara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memperkenalkan kekayaan seni tradisional kepada wisatawan sejak pertama kali menginjakkan kaki di daerah berjuluk Bumi Blambangan itu.

Bupati Banyuwangi, Jawa Timur, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi keterlibatan pengelola transportasi dalam menyemarakkan agenda budaya tahunan tersebut.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih pada pengelola transportasi yang ikut menyemarakkan Gandrung Sewu, dengan menghadirkan nuansa Gandrung bagi para penumpang yang datang ke Banyuwangi. Semoga ini menjadi pengalaman yang berkesan,” kata Ipuk, dilansir SURYA.co.id,  Jumat (23/10/2025).

Para penumpang yang tiba di Bandara Banyuwangi, Jawa Timur, dan stasiun kereta api disambut penampilan para penari Gandrung dengan iringan musik tradisional.

Berbagai ornamen dan poster bertema Gandrung menghiasi area pelayanan untuk menyambut para pelancong yang datang.

Dalam penerbangan Super Air Jet rute Jakarta–Banyuwangi, para pramugari mengenakan omprog atau mahkota khas penari Gandrung, lengkap dengan selendang yang menjadi bagian dari busana tradisionalnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *