Jawa Timur memiliki sejumlah daerah yang menjadi sentra budaya ikan bandeng. Komoditas perikanan ini tidak hanya dijual dalam bentuk ikan segar, tetapi juga diolah menjadi berbagai makanan khas yang memiliki ekonomi bagi masyarakat.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur tahun 2023, Kabupaten Gresik menempati posisi pertama sebagai penghasil bandeng terbesar dengan volume produksi mencapai 87.166 ton. Posisi berikutnya ditempati Sidoarjo, Lamongan, dan Tuban.

Sejumlah daerah tersebut memiliki potensi budidaya bandeng dengan karakteristik berbeda. Ada yang dikenal dengan kawasan tambaknya, pengembangan benih ikan, hingga pengolahan bandeng menjadi produk unggulan di desa-desa.

Lantas, mana saja daerah penghasil bandeng terbesar di Jawa Timur? Berikut daftarnya berdasarkan data produksi tahun 2020.

Kabupaten Gresik menempati urutan pertama sebagai daerah penghasil bandeng terbesar di Jawa Timur. Berdasarkan data 2023, volume produksi di wilayah ini mencapai 87.166 ton. Salah satu kawasan budidaya bandeng di Gresik berada di Desa Pangkahwetan, Kec. Ujungpangkah.

Desa ini telah ditetapkan sebagai Kampung Bandeng oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 64 Tahun 2021.

Budidaya di wilayah tersebut sebagian besar masih dilakukan secara tradisional dengan sistem polikultur. Selain bandeng, komoditas yang dibudidayakan meliputi udang vaname, udang windu, ikan nila, dan ikan tawes.

Potensi bandeng Gresik juga terlihat dari data produksi pada tahun berikutnya. Pada 2024, volume produksi bandeng di Kabupaten Gresik tercatat mencapai 90.416 ton, setara dengan sekitar 55 persen dari total produksi Jawa Timur dan 11 persen dari produksi nasional.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *