SuaraJatim.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meninjau langsung penanganan kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, Minggu (25/10/2026).

Dalam tinjauannya, Gubernur Khofifah mengapresiasi kerja keras petugas dan relawan sekaligus menegaskan bahwa keselamatan personel harus menjadi prioritas utama selama proses pemadaman berlangsung.

Kebakaran yang terjadi sejak Rabu (21/10/2026) itu berdampak pada area sekitar 15,5 hektare. Hingga Minggu siang, upaya pemadaman masih terus dilakukan karena kepulan asap masih terlihat dari sejumlah titik. Api diduga masih menyimpan bara di bagian dalam tumpukan sampah sehingga membutuhkan penanganan khusus.

Khofifah menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas dan relawan yang telah bekerja keras menangani kebakaran tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa proses pemadaman di area timbunan sampah memiliki risiko tinggi.

Selain bara api yang dapat tersembunyi di bagian dalam, kondisi tumpukan yang tidak stabil berpotensi menyebabkan ambles dan membahayakan personel yang bekerja di atasnya.

“Terima kasih kita kepada relawan yang sangat luar biasa. Kita masih melihat relawan sangat banyak sekali di sana. Mereka harus menanggung risiko yang berat. Oleh karena itu, saya mohon kepada masyarakat, jangan ada yang melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun di area yang bisa berdampak pada terjadinya kebakaran,” ujarnya.

Khofifah menekankan, upaya pemadaman harus dilakukan dengan memperhitungkan kondisi lapangan dan risiko yang mungkin dihadapi petugas. Keselamatan personel menjadi pertimbangan utama dalam menentukan metode penanganan, termasuk ketika petugas harus menjangkau bagian dalam tumpukan sampah yang masih menyimpan bara.

Khofifah menjelaskan, pemadaman kebakaran di TPA Supit Urang tidak cukup dilakukan dengan menyiram permukaan tumpukan sampah. Petugas perlu mengurai timbunan terlebih dahulu agar air dapat menjangkau sumber panas di bagian dalam, kemudian melakukan penyiraman dan pendinginan secara berulang pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *