
JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional
SURABAYA, KABARJAWATIMUR – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Aning Rahmawati, mendesak Pemkot Surabaya meningkatkan alokasi anggaran transportasi publik dalam RAPBD 2027. Ia
SURABAYA,(kabarjawatimur.com) — Aksi kekerasan di kawasan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, terjadi setelah rombongan pengendara sepeda motor diduga mengejar sebuah mobil pikap putih yang membawa sejumlah orang beratribut perguruan silat Pagar Nusa. Akibat kejadian tersebut, seorang korban mengalami luka robek di bagian kepala, sementara rekannya mengalami luka lebam dan memar.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 00.30 WIB, tepatnya di lampu lalu lintas (TL) Lontar, arah masuk kawasan Citraland, Surabaya, dekat sebuah kafe.
Tiga orang diamankan yang salah satunya masih anak dibawah umur.
Tiga tersangka yang ditangkap, RPP (20) asal Jalan Simo gunung Kramat Timur, DFM (18) asal Manukan Indah dan ASH (17).
Unit Reskrim Polsek Lakarsantri kemudian melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana pengeroyokan tersebut hingga, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Kapolsek Lakarsantri Kompol Imam Solikin menjelaskan, aksi kekerasan berawal saat rombongan perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) disebut baru selesai mengikuti kegiatan kopi darat (kopdar) untuk penggalangan dana di kawasan Kalimas, Surabaya.
Sekitar tengah malam, rombongan yang berjumlah lebih dari 30 orang itu melintas melalui jalur Joyoboyo, Gunungsari, Wiyung, kawasan Unesa Lidah Wetan, PTC, hingga Lontar.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber