/data/photo/2026/10/27/6ae013efc49c7.jpg)
KEDIRI, KOMPAS.com – Selazimnya seorang petani pada umumnya, aktivitas harian Imam Basori (44) di Desa Srikaton, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, juga berkutat pada urusan sawah maupun hewan ternaknya.
Namun di sela-sela itu, ada aktivitas mulia dan telah dilakoninya sejak belasan tahun silam. Yaitu melayani jasa transportasi pengantaran maupun penjemputan warga yang berobat ke rumah sakit.
Dia menyediakan kendaraan, sopir, hingga bahan bakar yang dibutuhkan selama kegiatan layanan operasional. Semuanya disediakannya secara gratis alias tanpa biaya.
Layanannya juga menjangkau seluruh wilayah yang ada di Jawa Timur. Baik tujuan berobat ke rumah sakit maupun tempat pengobatan alternatif.
Untuk mendukung layanan itu, Basori menyulap mobil minibus tua pribadinya menjadi kendaraan semi ambulans yang bisa membawa pasien setiap saat. Dirinya pula yang bertindak sebagai sopir sekaligus penyandang dana bahan bakarnya.
Dua aktivitas tersebut, yaitu sebagai petani sekaligus penyedia layanan, faktanya bisa dijalankan dan berlangsung belasan tahun. Sebab kuncinya adalah pada kemauan maupun manajemen waktu.
Meski tidak jarang saat dirinya sedang asyik beraktivitas di sawah tiba-tiba harus ditinggalkannya karena masuknya panggilan darurat pengantaran pasien.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber