
JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional
SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi’i, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya lebih selektif dalam mengalokasikan anggaran jaminan sosial ketenagakerjaan pada
SURABAYA – Penambahan armada transportasi publik di Kota Surabaya harus diikuti pemerataan akses dan konektivitas antarkawasan. Jangan sampai jumlah kendaraan bertambah, tetapi warga di sejumlah permukiman masih kesulitan menjangkau layanan angkutan umum.
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menegaskan pentingnya penataan jaringan rute yang terintegrasi dari kawasan permukiman menuju jalur transportasi utama. Hal ini menyusul pengoperasian 18 unit mikrobus baru feeder WiraWiri Suroboyo pada rute Terminal Intermoda Joyoboyo–Lakarsantri.
Achmad mengapresiasi penambahan armada berkapasitas 24 penumpang tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik. Namun, menurut dia, kebijakan itu perlu dibarengi perencanaan rute yang benar-benar menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.
“Jangan sampai jumlah kendaraan bertambah, tetapi akses masyarakat terhadap transportasi umum masih belum merata,” tegasnya.
Ia menilai, keberhasilan transportasi publik tidak cukup diukur dari banyaknya armada yang beroperasi. Jangkauan layanan, keterhubungan antarrute, serta kemudahan masyarakat mengakses angkutan umum dari tempat tinggal juga harus menjadi indikator utama.
“Perencanaan rute harus benar-benar memperhatikan kebutuhan warga, termasuk di kawasan permukiman yang belum terjangkau layanan secara optimal,” ujarnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber