:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ilustrasi-PELABUHAN-KALIANGET-sumenep-Pelabuhan-Terminal-penyeberangan-kapal-di-Kalianget1.jpg)
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai mematangkan rencana menghadirkan sistem transportasi massal terintegrasi bernama Sumenep Connect.
Program tersebut disiapkan untuk menghubungkan berbagai moda transportasi sekaligus memperkuat konektivitas menuju pusat kota, kawasan wisata, pasar, hingga Pelabuhan Kalianget.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengatakan, Sumenep Connect dirancang sebagai layanan angkutan umum yang aman, nyaman dan terintegrasi dengan jaringan transportasi lain, termasuk Transjatim.
“Sumenep Connect memang menjadi rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk menghadirkan transportasi antarmoda yang nyaman dan aman bagi masyarakat,” kata Dadang Dedy Iskandar, Rabu (28/10/2026).
Pembahasan sudah dilakukan dalan Rapat Koordinasi Penyusunan Feasibility Study Rencana Induk Terminal Tipe C dan Feasibility Study Sumenep Connect di Kantor Disperkimhub pada Selasa (27/10/2026).
Menurutnya, sistem transportasi tersebut tidak hanya melayani mobilitas masyarakat di pusat kota, tetapi juga akan menghubungkan berbagai destinasi wisata, kawasan perdagangan, hingga pelabuhan sebagai pintu gerbang menuju wilayah kepulauan.
Selain itu, Pemkab Sumenep juga berencana mengaktifkan kembali sejumlah subterminal guna mendukung konektivitas antarmoda di berbagai wilayah.
Koridor pertama atau City Heritage menghubungkan terminal dengan pusat kota, Keraton Sumenep, Masjid Agung, hingga kawasan Asta Tinggi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber