Sarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
MALANG – Sebanyak 170 atlet Kabupaten Malang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026. Mereka akan bertanding di Kabupaten Ngawi pada 6–11 November 2026 dengan didampingi 30 pelatih dan ofisial.
Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, berpesan agar seluruh atlet menjaga disiplin, sportivitas, dan kepercayaan diri selama mengikuti kompetisi. Ia juga meminta para atlet menjunjung tinggi nilai kejujuran dan rasa hormat kepada lawan.
Pesan tersebut disampaikan Lathifah saat melepas kontingen Kabupaten Malang yang akan mengikuti POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026 pada saat Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (28/10/2026).
“Kepada para atlet agar senantiasa menjaga semangat juang, disiplin, sportivitas, dan kepercayaan diri dalam setiap pertandingan,” ujar Lathifah.
Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Timur bukan hanya menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi. Para atlet juga membawa nama daerah sehingga perlu menunjukkan sikap positif selama bertanding.
Lathifah berharap kontingen Kabupaten Malang mampu memperlihatkan kualitas atlet yang tidak hanya unggul dalam kemampuan olahraga, tetapi juga memiliki karakter kuat dan semangat pantang menyerah.
“Tunjukkan bahwa atlet Kabupaten Malang tidak hanya memiliki kemampuan dan prestasi, tetapi juga menjunjung tinggi kejujuran, rasa hormat, dan semangat pantang menyerah,” tegasnya.
Kontingen Kabupaten Malang terdiri dari sekitar 170 atlet yang akan berlaga di dua ajang berbeda, yakni POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026. Mereka akan mendapat dukungan dari 30 pelatih dan ofisial selama pelaksanaan kompetisi di Kabupaten Ngawi.
Melalui keikutsertaan tersebut, Kabupaten Malang diharapkan dapat menunjukkan kemampuan atlet pelajarnya sekaligus mendorong perkembangan olahraga di kalangan generasi muda, termasuk atlet pelajar penyandang disabilitas. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Portal berita positif yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa, cek fakta, ekoran, politik, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata, dan kopi times
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber