
Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mengajak generasi muda terlibat langsung dalam politik untuk memperbaiki demokrasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Pesan itu disampaikan dalam diskusi Kopi Cangkruk 2026 bertajuk Sekolah Demokrasi: Pendidikan Politik dan Kepemimpinan bagi Aktivis Mahasiswa yang digelar SAPMA Pemuda Pancasila Surabaya untuk memperingati hari lahir ke-38 organisasi tersebut sekaligus Hari Sumpah Pemuda.
Di hadapan ratusan pemuda dan masyarakat Surabaya, Fathoni menghadapi beragam pertanyaan kritis mengenai gerakan kepemudaan, aktivisme, situasi nasional, geopolitik hingga isu anggaran Gen Z. Menanggapi pandangan bahwa politik merupakan ruang yang kotor, dia mendorong anak muda masuk ke dalam sistem dan ikut memperbaikinya.
“Kalau anak muda merasa politik itu kotor, mari bergabung ke partai politik dan benahi dari dalam agar wajah politik di masa depan menjadi lebih baik,” tegas Fathoni.
Menurut politikus Partai Golkar tersebut, politik merupakan salah satu jalan pengabdian kepada masyarakat karena keputusan strategis negara lahir melalui proses dan kesepakatan politik. Jika generasi muda menjauh dari politik, aspirasi dan kepentingan mereka berisiko tidak terwakili dalam pengambilan keputusan.
Karena itu, Fathoni berharap ruang politik dapat menjadi tempat yang terbuka dan menggembirakan bagi anak muda untuk menyampaikan gagasan. Keterlibatan generasi muda juga penting untuk mendorong perubahan sekaligus memperbaiki kualitas demokrasi.
“Justru tugas kita adalah menjadikan ruang politik itu sebagai ruang politik yang asyik dan menggembirakan, sehingga generasi muda kita tidak apriori terhadap politik. Politik diyakini sebagai jembatan pengabdian kepada masyarakat luas,” tutur mantan lawyer dan jurnalis ini.
Selain partisipasi politik, Fathoni mengungkapkan pentingnya forum kepemudaan sebagai ruang bertukar gagasan dan menyampaikan aspirasi. Pertemuan semacam ini diperlukan agar suara anak muda didengar sekaligus memberi pemahaman yang tepat mengenai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber