Sosialisasi Bangga Kencana di Kecamatan Semen mengajak orang tua dan masyarakat memperkuat pemenuhan gizi serta pengasuhan anak.

Kediri, ArahJatim.com — Angka stunting di Kabupaten Kediri diklaim turun signifikan, dari 24 persen pada 2021 menjadi 7 persen pada 2026. Namun, capaian tersebut belum menjadi alasan untuk berpuas diri. Pasalnya, masih terdapat sekitar 6.000 anak yang menghadapi risiko stunting dan membutuhkan perhatian bersama.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto, saat menghadiri Sosialisasi Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) di Balai Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama mitra kerja tersebut diikuti ratusan warga. Para ibu dan kader Posyandu turut antusias mengikuti sosialisasi yang berfokus pada penguatan keluarga, kesehatan ibu dan anak, serta percepatan penurunan stunting.

Pulung menegaskan, keberhasilan menekan angka stunting tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Peran orang tua, kepedulian lingkungan, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting untuk memastikan setiap anak mendapatkan asupan gizi dan pengasuhan yang memadai.

“Target kita bukan sekadar menurunkan angka stunting, tetapi bagaimana angka tersebut bisa ditekan hingga nol persen,” menjadi pesan utama yang ditekankan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kediri.

Di tengah penyampaian materi, suasana sosialisasi mendadak riuh ketika Pulung melontarkan guyonan khasnya yang mengundang gelak tawa peserta.

Candaan tersebut mencairkan suasana sekaligus membuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat terasa lebih dekat. Namun, di balik gaya penyampaiannya yang santai, Pulung menegaskan pentingnya menjaga komitmen terhadap masyarakat, terutama dalam persoalan kesehatan keluarga dan masa depan anak-anak.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *