
Kediri (ANTARA) – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Kediri, Jawa Timur, memperketat pengawasan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) termasuk ke mitra.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri Harisun, Jumat mengatakan pengawasan dilakukan dengan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah Rumah Pangan Kita (RPK) dan membentuk satuan tugas khusus untuk mencegah penyimpangan distribusi.
“Bulog Kediri melakukan sidak ke beberapa RPK binaan untuk memastikan bahwa beras SPHP benar-benar disalurkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Harisun di Kediri.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran beras SPHP berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran, menyusul dugaan penyalahgunaan beras program tersebut oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.
Ia menjelaskan, Bulog Kediri juga membentuk Satuan Tugas Khusus Penertiban Program Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk memperkuat pengawasan distribusi di wilayah kerjanya.
Satgas tersebut bertugas memperkuat pemantauan jalur distribusi, mengevaluasi kepatuhan mitra penyalur, serta memastikan setiap tahapan penyaluran beras pemerintah dilaksanakan sesuai ketentuan.
Harisun menegaskan pengawasan yang lebih ketat diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program SPHP sekaligus memastikan beras yang disalurkan melalui berbagai mitra dapat diterima masyarakat sesuai tujuan program pemerintah.
“Penguatan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan penyaluran beras SPHP berjalan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. Kami terus mendorong seluruh mitra penyalur untuk mematuhi ketentuan yang berlaku serta memastikan beras SPHP dapat diterima masyarakat sesuai tujuan program pemerintah,” ujarnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber