JOMBANG — Halaqah Santri Digital Jawa Timur 2026 melahirkan delapan poin deklarasi untuk mewujudkan pesantren yang aman, ramah, inklusif, serta menjamin perlindungan dan pertumbuhan santri.

Deklarasi tersebut menegaskan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan sekaligus mendorong langkah nyata pencegahan perundungan melalui penguatan pengasuhan, layanan pengaduan, literasi digital, dan kolaborasi lintas pihak.

Deklarasi dibacakan oleh Direktur Dunia Santri Community (DSC) bersama Direktur TV9 Nusantara pada penutupan kegiatan di Hotel Azana Jombang, Jumat (30/10). Forum yang berlangsung pada 29–30 Oktober 2026 itu mengangkat tema

Direktur DSC menegaskan, rasa aman merupakan kebutuhan mendasar agar santri dapat belajar, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan potensinya. Karena itu, setiap tindakan yang merendahkan martabat santri harus dicegah, baik dalam keseharian di pesantren maupun di ruang digital.

“Santri harus bisa belajar dan tumbuh tanpa rasa takut. Kita menolak kekerasan fisik, psikis, verbal, seksual, perundungan, maupun diskriminasi. Ketegasan dalam mendidik harus berjalan bersama kasih sayang dan penghormatan terhadap martabat santri,” tegas Direktur DSC.

Delapan poin deklarasi tersebut meliputi mewujudkan pesantren yang aman dan bermartabat; menolak segala bentuk kekerasan; membangun budaya pengasuhan yang berkeadaban; serta memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak santri.

Selanjutnya, membangun mekanisme pengaduan yang aman; mewujudkan ruang digital pesantren yang aman; memperkuat kolaborasi; serta menjadikan deklarasi sebagai gerakan nyata melalui kebijakan, program kerja, edukasi, pendampingan, dan evaluasi.

Direktur DSC menaruh perhatian pada pentingnya mekanisme pengaduan yang mudah diakses, menjaga kerahasiaan, serta memastikan laporan ditindaklanjuti secara adil dan bertanggung jawab. Menurutnya, keberanian santri untuk menyampaikan persoalan perlu disambut dengan perlindungan dan kesediaan mendengar.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *