:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kisah-cinta-dan-bagus-sebelum-pembunuhan-di-madiun.jpg)
SURYA.CO.ID – Terkuak ekspresi AG, bocah 4 tahun saat dibunuh ayah sambungnya, Dwi Bagus Martono (40) di Jalan Doho, Kota Madiun, Jawa Timur.
Seperti diketahui, AG dibunuh Dwi Bagus setelah sebelumnya, sang ibu kandung, Dini Hardiyantoi (30) sudah lebih dulu dihabisi di sebuah Hotel di Kota Madiun.
Keputusan Bagus membunuh AG karena khawatir sang bocah akan menceritakan kejahatannya ke orang lain.
Hal ini beralasan karena AG mengetahui detik-detik pembunuhan yang dilakuakn ayah sambungnya itu.
Bahkan saat Bagus dan DIni bertengkar hebat di hotel, balita AG sempat jatuh tertindih dan menangis.
AG lalu dieksekusi Bagus di dalam mobil saat berada di rumah orangtua pelaku, Jalan Doho, Kota Madiun.
Kanit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Muhammad Fauzi menceritakan detik-detik mencekam saat pelaku membunuh anak tiri yang baru berusia empat tahun tersebut.
Sebelum dieksekusi, AG sempat dibawa masuk ke rumah dan didudukkan sebentar di ruang tamu.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber