
SUMENEP, RadarMadura.id – Semangat Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan tema Songennep Jaja Rajja menggema hingga ke lembaga pendidikan yang jauh dari pusat kota.
Yayasan Nurul Islam Al Mannan Djasuli, Dasuk, menggelar rangkaian peringatan Harjad dengan nuansa Madura yang kental, Sabtu (31/10).
Dengan mengusung tema Ngala’ Pangaterro, Arabat se Badha, seluruh rangkaian acara dikemas apik dalam Bahasa Madura, sebagai wujud nyata pelestarian budaya lokal.
Ketua Panitia Afifuddin Hafaz menjelaskan lima agenda utama digelar untuk memeriahkan Harjad kali ini. Rangkaian acara dimulai dengan pawai budaya yang diikuti pengurus Yayasan Nurul Islam Al Mannan Djasuli, guru, murid, dan wali murid.
Kemudian dilanjutkan Apel Hari Jadi Kabupaten Sumenep. Kemeriahan berlanjut dengan tiga kegiatan rakyat yang sarat makna.
Ada Bazar Jajan Kona atau jajanan tradisional khas Sumenep, Tatenggun atau pentas seni yang menampilkan kreativitas siswa-siswi dari RA, MI, MTs, hingga MA, serta bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat sekitar.
Berbagai jenis jajajan tradisional disajikan dalam bazar tersebut. Seperti es ta’al, leppet, apen, kocor, dan lain-lain. Semua menu yang tersedia di tiap stan terjual habis.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber