
Jenazah pria pelaku penusukan di Jembatan Nginden Surabaya ditemukan tersangkut di eceng gondok, hingga Polda Metro Jaya minta maaf atas acara deklarasi Sumpah Pemuda mewarnai pemberitaan terpopuler suarasurabaya.net, kemarin, Sabtu (31/10/2026).
Selain itu, ada pula banjir di Bengawan Solo yang mengancam lima kabupaten di provinsi Jawa Timur. Berikut selengkapnya:
Pria yang diduga sebagai pelaku penusukan di Jembatan Nginden, Surabaya pada, Kamis (29/10/2026) malam lalu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah pria itu ditemukan dalam kondisi tersangkut eceng gondok oleh petugas pada, Sabtu (31/10/2026) pagi pukul 05.35 WIB, setelah sebelumnya melompat ke Sungai Jagir untuk melarikan diri.
Sebelumnya, pria tersebut dilaporkan melompat ke Sungai Jagir setelah terlibat dalam peristiwa penusukan yang terjadi di Jembatan Nginden, Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas polemik pemberitaan mengenai pelaksanaan Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).
Kombes Pol Budi Hermanto Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya mengatakan, pihaknya memahami kegiatan yang digelar di depan Pos Polisi (Pospol) Thamrin tersebut menimbulkan beragam tanggapan dari masyarakat.
Budi menjelaskan, deklarasi tersebut digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber