Kota Malang, blok-a.com – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat tampak santai saat menjalani prosesi akad nikah dengan Septhelena Maria Yosepha, Sabtu (31/10/2026). Bahkan, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu tidak menunjukkan kegugupan saat mengucapkan ijab kabul.

Suasana akad nikah yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Malang tersebut juga diwarnai sejumlah candaan dari penghulu yang memimpin prosesi, KH Anas Fauzie.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Blimbing itu mengaku tidak merasakan suasana tegang selama memimpin pernikahan tersebut. Menurutnya, prosesi berjalan seperti pernikahan pada umumnya.

“Iya, sama seperti yang lainnya. Ngapain ndredeg (gugup), tidak ada bedanya. Menikah ya seperti itu, ya dandan, tersenyum, dan agak malu-malu,” jelas Anas, Minggu (1/11/2026).

Anas menyebut, prosesi pernikahan berlangsung sekitar setengah jam. Sebelum ijab kabul dimulai, ia terlebih dahulu memperkenalkan diri kepada Wahyu sebagai penghulu sekaligus warga Kota Malang.

Suasana semakin cair ketika Anas menyelipkan candaan khasnya di hadapan kedua mempelai dan tamu undangan. Salah satunya dengan menyebut pernikahan sebagai nikmat dan karunia dari Allah SWT.

“Sebelum mulai, saya memperkenalkan diri ’Pak Wali, saya warga panjenengan (Anda) yang menjadi penghulu dan mau berbicara tentang kepenghuluan. Lalu saya bilang, ’Alhamdulillah, pernikahan adalah nikmat dan karunia dari Allah, dan alhamdulillah panjenengan termasuk salah satu yang mendapat kenikmatan itu. Sebab banyak yang tidak diberi kenikmatan nikah sehingga panggah (tetap) duda dan orang-orang langsung ketawa,” ungkapnya.

Saat ditanya apakah Wahyu sempat gemetar ketika mengucapkan ijab kabul, Anas memastikan prosesi berjalan lancar. Wahyu disebut tetap tersenyum hingga akad nikah selesai.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *