RRI.CO.ID, Sidoarjo – Kolaborasi antarsanggar dinilai menjadi kunci menjaga keberlanjutan seni budaya sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif. Enam sanggar dan komunitas seni dari Jawa Timur mendapat apresiasi dalam ajang Dance Showcase 2026 yang digelar di Surabaya.
Apresiasi tersebut diberikan Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Adela Kanasya Adies, dalam kegiatan Semarak Budaya Sanggarasa 2026 yang berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan. Kegiatan itu sekaligus menandai 12 tahun perjalanan Goong Prada Management.
Adela mengatakan, pelestarian budaya membutuhkan ruang ekspresi dan kolaborasi yang berkelanjutan. Pertunjukan seni tidak cukup hanya menjadi ajang unjuk karya, tetapi juga harus membuka jejaring dan kesempatan bagi seniman untuk berkembang.
”Budaya merupakan identitas bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Saya mengapresiasi Goong Prada Management yang selama 12 tahun telah memberikan ruang bagi seniman dan generasi muda untuk berkarya,” kata Adela, Minggu 1 November 2026.
Ia berharap kolaborasi antarsanggar, khususnya di Surabaya dan Sidoarjo, tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Dukungan terhadap komunitas seni perlu diperluas agar potensi budaya daerah dapat berkembang dan menjangkau masyarakat lebih luas.
Menurut Adela, pengembangan seni budaya juga memiliki peluang ekonomi yang perlu diperhatikan. Keterlibatan UMKM dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas kebudayaan dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi kreatif dan produk lokal.
”Budaya tidak hanya dijaga sebagai warisan, tetapi juga perlu dikembangkan agar memberikan nilai tambah dan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Enam penerima apresiasi dalam Dance Showcase 2026 yakni Sanggar Tari Bejani Art Performance dari Ponorogo, Sanggar Tari Citra Puspita Paramesti dari Surabaya, Sanggar Tari Jagat Pangestu dari Sidoarjo, Diamond Art Performance dari Lumajang, KKM Tari Unesa dari Surabaya, serta Lestari Widodo Wiryotomo dari Tulungagung.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber