/data/photo/2026/10/28/6ae12e658a094.jpg)
SURABAYA, KOMPAS.com – DBM (40), tersangka pembunuhan istri siri, DH (30), dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, Jawa Timur, ternyata telah mencari mesin melalui internet sebelum menghabisi kedua korban pada 20 September 2026.
Diketahui, mesin tersebut digunakan untuk menghilangkan jejak jasad kedua korban secara sadis di pekarangan rumah pribadi DBM.
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur Kombes Roy HM Sihombing mengatakan, temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa pembunuhan telah direncanakan.
“Tapi masih kami dalami. Namun sudah kami temukan sebelum peristiwa ini dia sudah mulai searching di internet,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).
Selain riwayat pencarian mesin di internet, penyidik juga menemukan pesan percakapan yang menunjukkan adanya perselisihan antara DBM dan DH sebelum pembunuhan.
“Sebelumnya rupanya mereka sudah ada cekcok awal. Itu juga kami temukan ada beberapa fakta di handphone pelaku. Jadi nantinya ada chat-chat yang masuk ke WA termasuk chat juga dia mencari alat-alat di internet,” jelasnya.
Kasubdit III Jatanras Polda Jatim AKBP Arbaidi Jumhur menegaskan, alat yang dicari DBM melalui internet sebelum membunuh kedua korban adalah mesin.
“Ya alat mesin, sebelum bunuh itu dia ada ngechat-ngechat mesin apa. Ada niat rencananya ada itu,” kata Jumhur, Selasa.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber