
Radar Jember – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Silo sejak Minggu (1/11) hingga Senin (2/11) pagi tidak hanya menyebabkan sejumlah sungai meluap. Dampak lainnya, bibir jalan nasional di jalur Gumitir, tepatnya KM 37, Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, mengalami longsor.
Longsoran terjadi di sisi selatan jalan yang merupakan jalur penghubung Jember-Banyuwangi. Lokasinya berada di kawasan jalan menikung sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan besar dengan muatan berat.
Panjang bibir jalan yang longsor diperkirakan mencapai 20 meter. Kondisi tersebut membuat pengendara, khususnya sopir truk bermuatan berat, harus lebih waspada saat melintas.
Sementara, Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kemarin (3/11) sejumlah petugas masih melakukan perbaikan sementara tepi jalan tersebut dengan zak berisi pasir.
Tak hanya bibir jalan, sejumlah tiang fasilitas umum di sekitar lokasi juga terdampak. Di antaranya tiang penerangan jalan umum (PJU), tiang telepon, dan tiang WiFi. Beruntung, tiang-tiang tersebut masih tertahan oleh pohon durian sehingga tidak ikut roboh ke jalan.
Iwan, petugas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur- Bali, mengatakan penanganan sementara dilakukan dengan memasang zak berisi pasir secara bertahap. Pancang juga dipasang untuk memperkuat susunan zak agar tidak mudah ambrol.
“Untuk sementara longsoran dipasang zak berisi pasir. Selain itu, juga dipasang pancang agar tumpukan zak tidak ambrol,” ujarnya.
Setelah pemasangan zak selesai, tambah dia, bagian atasnya akan ditutup menggunakan plastik. Langkah tersebut dilakukan agar air hujan tidak masuk melalui celah-celah susunan zak yang berpotensi mengganggu kekuatan penahan sementara.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber