
Perangkat penghubung internet traffic light di Jalan Mayjend Sungkono dicuri, memutus koneksi ke SITS sehingga kepadatan lalu lintas tak dapat dipantau secara real time.
Dishub Surabaya bersama Telkom memasang kembali perangkat yang hilang; sistem SITS dan pengaturan durasi lampu hijau kembali normal pada hari laporan diterima.
Dishub menyiapkan pengamanan tambahan, termasuk jeruji dan penempatan panel lebih aman, sambil mengkaji desain yang sulit dibobol tanpa mengganggu estetika dan perawatan.
Surabaya, IDN Times – Aksi pencurian fasilitas umum (fasum) di Kota Surabaya masih saja marak terjadi, salah satunya hilangnya perangkat traffic light di Jalan Mayjend Sungkono. Pemerintah Kota pun tengah menyiapkan pengamanan ekstra di seluruh titik traffic light untuk mencegah hilangnya fasum tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo mengatakan, pihaknya telah melakukan penanganan pascahilangnya perangkat tersebut. Dishub langsung meminta Telkom untuk menyediakan serta memasang kembali peralatan yang hilang.
“Alhamdulillah, sudah berfungsi normal. SITS (Surabaya Intelligent Transport System) yang berada di Bratang itu sudah bisa berfungsi normal dan bisa dikendalikan,” kata Trio, Rabu (4/11/2026).
Dengan pulihnya sistem kendali otomatis tersebut, Dishub Surabaya kini kembali dapat menyesuaikan pengaturan durasi (cycle time) traffic light secara efisien berdasarkan kepadatan kendaraan di setiap persimpangan.
“Siklus waktunya sudah bisa kita atur kembali. Pada kaki persimpangan yang padat, durasi lampu hijau akan kita tambah. Sebaliknya, pada jalur yang lengang, durasi lampu hijaunya kami pendekkan,” jelasnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber