Seorang perempuan melahirkan di Toko Saif Parfume, Jalan Borobudur, Kota Malang, pada 1 Januari 2026 setelah air ketubannya pecah saat perjalanan menuju bidan di Pakis.

Penjaga toko Anita Wahyuning Tias dan rekannya membantu dalam kondisi panik; persalinan berlangsung sekitar 15 menit, lalu ambulans dipanggil untuk membawa ibu dan bayi ke rumah sakit.

Narasi bahwa perempuan ditolak rumah sakit di Kota Batu belum terkonfirmasi. Kerabat menyebut tujuan awalnya adalah bidan langganan keluarga di Pakis, bukan rumah sakit.

Malang, IDN Times – Media sosial dihebohkan dengan video seorang perempuan yang melahirkan di Toko Saif Parfume Jalan Borobudur Nomor 34, Kota Malang. Narasi video tersebut mengatakan kalau perempuan tersebut terpaksa melahirkan di toko parfum karena ditolak oleh salah satu rumah sakit di Kota Batu.

Penjaga Toko Saif Parfume, Anita Wahyuning Tias menceritakan jika kejadian ini sebenarnya terjadi pada Minggu (1/1/2026) pukul 08.30 WIB. Tiba-tiba ada dua orang pria uang datang ke toko untuk menanyakan rumah sakit terdekat, karena mengira ada kecelakaan, Anita menyebutkan kalau rumah sakit terdekat adalah RSUD Saiful Anwar Kota Malang.

“Kemudian gak lama ada bapak-bapak gendong perempuan, tapi saya lihat kepala bayinya udah mau keluar. Otomatis kita udah bingung mau gimana, tapi akhirnya saya suruh masuk toko buat lahiran di dalam,” terangnya saat ditemui pada Rabu (4/11/2026).

Anita mengungkapkan kalau proses lahirannya tidak berjalan lama, hanya sekitar 15 menit, dan bayinya lahir pada sekitar pukul 09.33 WIB. Ia juga mengungkapkan jika proses lahirannya bersih, tidak ada bekas darah yang tertinggal di toko.

Anita juga mengungkapkan jika ia dan 1 rekannya sangat panik saat itu, pasalnya mereka tidak pernah membantu proses melahirkan sebelumnya. Selain itu, biasanya paling parah di sekitar toko hanya orang kecelakaan saja, belum pernah ada orang melahirkan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *