
Bojonegoro (beritajatim.com) – Tumpukan sampah liar di tepi jalan Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, menjadi sambatan warga. Selain mengeluarkan bau menyengat, keberadaan sampah yang dibiarkan menggunung tersebut mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan membuat lingkungan sekitar terlihat kumuh.
Aduan masyarakat tersebut ditindaklanjuti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro. Petugas diterjunkan untuk membersihkan tumpukan sampah di wilayah Kecamatan Baureno dan kawasan Pasar Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro.
Keberadaan sampah di tepi jalan tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap, tetapi juga merusak pemandangan. Kondisi tersebut mengganggu masyarakat yang beraktivitas maupun pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.
Kepala DLH Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, mengapresiasi kepedulian masyarakat yang aktif melaporkan keberadaan sampah liar sekaligus terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan.
Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa hanya mengandalkan penanganan pemerintah. Kesadaran dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Kami sangat mengapresiasi kecepatan warga dalam memberikan informasi serta keterlibatan aktif semua pihak, mulai dari jajaran Pemerintah Kecamatan Baureno, pemerintah desa, hingga masyarakat di lapangan. Ini bukti bahwa semangat gotong royong di Bojonegoro masih sangat kuat,” ujarnya, Sabtu (7/11/2026).
Agus menegaskan, upaya pembersihan tersebut harus diikuti dengan komitmen bersama untuk menjaga lingkungan agar tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah liar.
Ia mengimbau masyarakat mulai memilah sampah dari rumah dan membuangnya ke tempat yang telah disediakan. Bahu jalan maupun fasilitas umum tidak boleh dijadikan lokasi pembuangan sampah.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber