Kota Malang, blok-a.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang berencana melakukan penanaman pohon di area bekas kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang. Langkah ini menjadi bagian dari penataan ulang kawasan setelah proses pemadaman kebakaran dinyatakan tuntas.

Selain penanaman pohon, DLH Kota Malang juga merencanakan pembuatan kolam untuk menampung cadangan air, terutama saat musim hujan. Upaya tersebut diharapkan dapat meminimalisir risiko kebakaran di kawasan gunungan sampah.

Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, mengatakan rencana penanaman pohon dan pembuatan kolam akan dilakukan di area gunungan sampah sisi selatan.

“Rencananya, kami akan melakukan penanaman pohon di lokasi tersebut. Termasuk, membuat kolam agar bisa menampung cadangan air pada waktu musim hujan,” terangnya.

Rencana penataan tersebut disiapkan seiring dengan progres penanganan kebakaran TPA Supit Urang yang terus menunjukkan perkembangan positif.

Memasuki hari ke-18 pada Minggu (8/11/2026), proses pemadaman telah mencapai 98 persen. Angka tersebut berdasarkan pantauan petugas di lokasi pada pukul 05.00 WIB.

Raymond menjelaskan, sebagian besar area terbakar telah berhasil dikendalikan. Namun, masih terdapat satu hingga dua titik yang mengeluarkan asap sehingga proses pembasahan tetap dilakukan.

“Pantauan pada pagi tadi, kondisinya sudah 98 persen terkendali dari luasan area 13 hektare yang terbakar. Pembasahan terus dilakukan karena ada satu atau dua titik yang masih mengeluarkan asap, namun lokasinya berada di lereng gunungan sampah yang butuh upaya khusus untuk menjangkaunya,” jelasnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *