SURABAYA (Kabarjawatimur) – Upaya meramaikan Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah dan para pedagang, tetapi juga

SURABAYA (Kabarjawatimur) – Suasana Pengukuhan Pengurus ICMI Orwil Jawa Timur periode 2024–2031 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, mendadak riuh ketika Wakil Gubernur Jawa Timur

SURABAYA (Kabarjawatimur) – Kawasan Wisata Mangrove Wonorejo dinilai masih belum mampu memaksimalkan seluruh potensi yang dimilikinya. Sejumlah fasilitas yang mulai membutuhkan pembenahan hingga konsep pengembangan wisata menjadi sorotan DPRD Kota Surabaya.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Michael Leksodimulyo, mengatakan revitalisasi perlu dilakukan secara bertahap dengan dukungan anggaran yang memadai. Menurutnya, pembenahan penting dilakukan agar kawasan mangrove semakin nyaman dan aman bagi wisatawan.

“Memang ada rencana yang akan dibuat untuk guesthouse, tetapi kita bisa melihat, guesthouse di sana siapa yang mau tinggal. Nyamuknya banyak kalau sore. Jadi perlu pemugaran, dan pemugaran itu membutuhkan dana yang tidak sedikit,” ujar Michael saat dihubungi, Jumat (19/9/2026).

Michael menyebut salah satu konsep yang dapat dikembangkan adalah memanfaatkan area parkir awal sebagai guesthouse sekaligus bagian dari daya tarik wisata. Namun, konsep tersebut harus dibarengi dengan pembenahan fasilitas dan pengelolaan kawasan.

Ia juga mendorong adanya wisata susur mangrove menggunakan kapal-kapal kecil. Moda tersebut dinilai dapat menghubungkan Mangrove Wonorejo dengan kawasan Mangrove Gunung Anyar sehingga terbentuk destinasi wisata mangrove terpadu.

“Kami juga mendorong adanya pengembangan wisata menggunakan kapal-kapal kecil yang dapat membawa wisatawan menyusuri kawasan mangrove hingga terhubung dengan Mangrove Gunung Anyar,” katanya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *