
Banyuwangi (beritajatim.com) – Banyuwangi kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi sport tourism di Indonesia melalui penyelenggaraan dua event olahraga besar yang digelar bersamaan, yakni Soekarno Run dan Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026.
Ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga atlet internasional hadir untuk mengikuti kompetisi sekaligus menikmati potensi wisata daerah.
Soekarno Run digelar pada Minggu (20/9/2026) dengan diikuti sekitar 3.400 pelari dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Sementara itu, Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026 berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (19-20/9/2026), di Gantasan Ijen Bike Park.
Kehadiran dua event olahraga tersebut menjadi bagian dari upaya Banyuwangi dalam mengembangkan sektor sport tourism yang menggabungkan aktivitas olahraga, promosi destinasi wisata, serta penguatan ekonomi lokal.
“Bagi kami ini sangat menarik, karena Banyuwangi terus dipilih menjadi tuan rumah event-event sport tourism. Terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadikan Banyuwangi sebagai lokasi untuk berolahraga sambil berwisata. Ini tentunya akan menggerakkan ekonomi daerah,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Soekarno Run menghadirkan sejumlah kategori perlombaan, mulai dari Half Marathon 21K untuk umum, 10K kategori master dan umum, 5K dan 3K untuk umum serta pelajar, hingga 1K khusus pelajar. Para pemenang dari masing-masing kategori putra dan putri memperebutkan total hadiah mencapai Rp1 miliar.
Menurut Ipuk, tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa Banyuwangi semakin dikenal sebagai daerah yang mampu menghadirkan event olahraga sekaligus menawarkan pengalaman wisata.
“Peserta Soekarno Run datang dari berbagai provinsi di Indonesia. Mereka tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga berkesempatan menikmati suasana dan destinasi Banyuwangi,” ujarnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber