
Gelaran Soekarno Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga yang diikuti ribuan peserta. Ajang yang digelar DPD PDIP Jawa Timur di Banyuwangi ini juga melibatkan ratusan pelaku UMKM dan menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.
Sekretaris DPD PDIP Jatim Deni Wicaksono mengatakan, Soekarno Run diikuti sekitar 5.000 peserta. Ia menyebut, kegiatan tersebut membawa dua misi, yakni menggelorakan gaya hidup sehat sekaligus mengenang perjuangan Presiden pertama RI Soekarno.
“Pertama tentu kita ingin tetap menggelorakan olahraga. Bagaimana budaya anak muda, orang dewasa, hingga anak kecil terhadap olahraga saat ini luar biasa. Yang kedua, kita ingin terus mengenang apa yang pernah diperjuangkan oleh Bung Karno,” ujar Deni usai finish, Minggu (20/9/2026).
Deni berharap kegiatan tersebut dapat mendorong generasi muda untuk mengenal lebih jauh sejarah dan perjuangan Bung Karno.
“Kita selalu menyampaikan: wariskan apinya! Semangat perjuangan Bung Karno itu harus terus kita jaga, sehingga anak-anak muda bisa menuju arah yang jauh lebih positif,” tegasnya.
Di sisi lain, Soekarno Run juga membawa konsep sport tourism dengan memanfaatkan potensi Banyuwangi. Gelaran ini diikuti 3.700 peserta berdasarkan data penyelenggaraan, terdiri dari peserta berbagai kategori lari dan fun walk.
Deni mengatakan, banyaknya peserta dan pengunjung yang datang turut membuka peluang bagi pelaku usaha lokal. Menurutnya, lebih dari 300 UMKM dilibatkan dalam gelaran tersebut.
“Banyuwangi punya alam yang begitu luar biasa, itu pasti tersiar saat ada Gelora Soekarno Run. Ketika ribuan orang berkumpul, pasti muncul UMKM di sekitarnya. Itu otomatis, sehingga perekonomian bisa berputar lebih cepat di Kabupaten Banyuwangi,” jelas Deni.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber