Gresik (beritajatim.com)- Hamparan persawahan Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, berubah menjadi ruang pengajian dan lantunan sholawat. Ratusan warga berkumpul mengikuti Pandanan Ngaji dan Bersholawat yang digelar Pemerintah Desa Pandanan bersama masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan tradisi sedekah bumi. Suasana semakin semarak dengan kehadiran KH. Ahmad Muwafiq atau akrab disapa Gus Muwafiq dari Yogyakarta sebagai penceramah.

Warga juga mengikuti lantunan sholawat bersama Hadrah Ahbaabul Qohwa dari Lamongan. Antusiasme masyarakat terlihat sejak acara dimulai. Sebagian warga bahkan rela menunggu untuk bersalaman langsung dengan Gus Muwafiq.

Dalam tausiyahnya, Gus Muwafiq mengingatkan masyarakat agar tidak melupakan peran para leluhur dan sesepuh yang lebih dulu membuka serta membangun kehidupan di suatu wilayah.

Menurutnya, keberadaan masyarakat saat ini tidak terlepas dari perjuangan generasi terdahulu yang telah melewati berbagai kesulitan untuk membangun lingkungan dan kehidupan masyarakat.

“Kita punya kewajiban untuk mendoakan para leluhur, sejatinya mendoakan sesepuh yang membabat alas, termasuk di desa,” ujar Gus Muwafiq, Minggu (20/9/2026).

Ia mengatakan, mendoakan leluhur merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada mereka yang telah meletakkan dasar kehidupan masyarakat.

Nilai tersebut, kata dia, juga dapat dikaitkan dengan perjuangan para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan Indonesia.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *