SURABAYA (Kabarjawatimur) – Upaya meramaikan Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah dan para pedagang, tetapi juga

SURABAYA (Kabarjawatimur) – Suasana Pengukuhan Pengurus ICMI Orwil Jawa Timur periode 2024–2031 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, mendadak riuh ketika Wakil Gubernur Jawa Timur

SURABAYA (Kabarjawatimur) – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Pdt. Rio Pattiselanno, mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menyampaikan informasi mengenai potensi bahaya gempa secara geologis di Kota Pahlawan.

“Yang harus kita apresiasi dari Wali Kota dan jajaran Pemkot Surabaya adalah tidak menutup-nutupi informasi bahwa secara geologis Surabaya memiliki potensi bahaya gempa. Namun masyarakat juga tidak perlu panik. Keberadaan sesar aktif bukan berarti gempa akan terjadi sekarang atau dalam waktu dekat,” ujar Rio.

Ia menegaskan, masyarakat perlu memahami perbedaan antara potensi bahaya dan prediksi gempa. Keberadaan sesar aktif merupakan informasi mengenai potensi risiko, bukan kepastian bahwa gempa akan terjadi pada waktu tertentu.

Karena itu, Rio menilai informasi mengenai sesar harus menjadi pijakan untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan, bukan justru menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

Pemkot Surabaya, lanjut dia, perlu memastikan masyarakat mendapatkan informasi berbasis data, melakukan pemetaan risiko, serta memperkuat ketahanan bangunan dan infrastruktur vital terhadap potensi guncangan gempa.

Selain itu, jalur evakuasi perlu diperjelas. Edukasi serta simulasi kebencanaan juga harus dilakukan secara berkala dan melibatkan masyarakat secara langsung.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *