
jatimnow.com – Nama Prof Akh Muzakki tengah menjadi sorotan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Rektor yang baru dilantik untuk periode kedua itu menghadapi aksi penolakan dari mahasiswa yang mendesaknya mundur dari jabatannya.
Aksi terbaru berlangsung pada Senin (21/9/2026). Mahasiswa menyegel gerbang utama kampus dan mendirikan posko aksi sebagai bagian dari rangkaian protes terhadap kepemimpinan Muzakki. Aksi tersebut merupakan kelanjutan dari demonstrasi sebelumnya.
Situasi ini muncul hanya beberapa hari setelah Muzakki kembali dilantik sebagai Rektor UINSA periode 2026-2030 oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar pada 15 September 2026. Sebelumnya, ia telah memimpin UINSA untuk periode 2022-2026.
Akh Muzakki lahir di Sidoarjo pada 9 Februari 1974. Ia tumbuh dari keluarga sederhana dan menempuh pendidikan dasar hingga menengah di lingkungan madrasah di Sidoarjo.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di IAIN Sunan Ampel Surabaya, yang kini menjadi UINSA. Perjalanan akademiknya kemudian berlanjut ke Australia. Muzakki menempuh Graduate Diploma in Southeast Asian Studies di The Australian National University (ANU), Canberra. Ia juga meraih gelar Master of Philosophy (MPhil) dari kampus yang sama.
Pendidikan doktornya ditempuh di The University of Queensland, Australia. Bidang keilmuannya kemudian berkembang di ranah sosiologi pendidikan. Profil resmi UINSA mencatat Muzakki sebagai profesor dengan gelar M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D. dan bernaung di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Perjalanan tersebut juga mengantarkannya menjadi guru besar. Muzakki dikukuhkan sebagai guru besar bidang Sosiologi Pendidikan UINSA pada 2015. Dalam sejumlah profil UINSA, ia disebut sebagai salah satu guru besar termuda di lingkungan kampus tersebut.
Sebelum menduduki kursi rektor, Muzakki memiliki pengalaman dalam tata kelola kampus. Ia menjabat Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UINSA periode 2018-2022.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber