SURYAMALANG.COM, MALANG – Puluhan pelajar tingkat SMP hingga SMK terpaksa digelandang ke Mapolres Kediri usai kedapatan membuat keonaran-pasca laga Arema FC kontra Persik Kediri, Sabtu (19/9/2026) dini hari. 

Rombongan yang sempat meneriakkan yel-yel provokatif di Jalan Raya Pare-Kandangan tersebut akhirnya berhasil dicegah oleh aparat kepolisian bersama warga setempat agar tidak memicu bentrok susulan.

Di sisi lain, manajemen Arema FC semakin mendekati realisasi hak pengelolaan Stadion Kanjuruhan setelah melakukan peninjauan langsung bersama Bupati Malang H.M. Sanusi beserta jajaran petinggi klub.

Personel Polres Kediri mengamankan sekitar 50 pelajar yang hendak menuju perbatasan Kandangan-Kasembon Malang pada Sabtu sekitar pukul 00.30 WIB. 

Mereka diamankan di Jalan Raya Pare-Kandangan, tepatnya di Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. 

Dari jumlah tersebut, sekitar 30 pelajar merupakan siswa SMA/SMK, sedangkan 20 lainnya masih duduk di bangku SMP.

Mereka diketahui hendak menuju wilayah perbatasan Kandangan-Kasembon setelah menyaksikan atau mengikuti suasana pertandingan Persik Kediri melawan Arema FC yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (18/9/2026) sore.

Dalam pertandingan tersebut, Persik Kediri atau Macan Putih bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Arema FC, sehingga Persik membawa pulang satu poin dari pertandingan tersebut.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *