:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kegiatan-Pembinaan-Komunikasi-Binkom-Cegah-Konflik-Sosial-yang-digelar-di-Aula-Makodim.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Perbedaan kepentingan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat bisa berkembang menjadi persoalan lebih besar jika tidak segera dikomunikasikan.
Karena itu, deteksi dini dan komunikasi lintas elemen dinilai penting untuk mencegah persoalan sosial berkembang menjadi konflik terbuka.
Kondisi tersebut menjadi perhatian KodimĀ 0814/Jombang melalui kegiatan Pembinaan Komunikasi (Binkom) Cegah Konflik Sosial yang digelar di Aula Makodim 0814/Jombang, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Intelijen Angkatan Darat (Pusintelad) itu diikuti sekitar 100 peserta yang tergabung dalam jaring intelijen di wilayah Kabupaten Jombang.
Binkom tersebut menjadi forum untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun kesamaan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan konflik.
Sejumlah unsur dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan hingga elemen masyarakat lainnya.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut dinilai penting karena persoalan sosial yang berkembang di masyarakat tidak selalu dapat diketahui hanya melalui satu institusi.
Informasi dari masyarakat di tingkat bawah menjadi salah satu bagian penting untuk mengetahui lebih awal, apabila terdapat persoalan yang berpotensi berkembang menjadi konflik.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber