Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai turun langsung mengajar siswa SMAN 4 Surabaya untuk memahami suasana kelas dan kebutuhan belajar siswa di lapangan.

“Ternyata jadi guru itu tidak mudah. Kita harus punya daya tarik berbeda supaya murid paham materi pelajaran yang disampaikan,” kata Aries, Selasa (22/9/2026).

Saat mengajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila, Aries berinteraksi langsung dan menemukan para siswa cenderung menyukai metode pembelajaran visual yang interaktif.

“Anak-anak sekarang melek teknologi. Jika kita masih mengajar dengan cara konvensional, tentu akan ditinggal oleh murid-murid,” ujar Aries.

Menjawab kebutuhan tersebut, Pemprov Jatim menambahkan tiga unit papan interaktif digital ke tiap sekolah, sehingga total setiap sekolah memiliki empat unit.

“Penyaluran ini difokuskan ke daerah pedalaman dan pulau-pulau terlebih dahulu. Sekolah di kawasan kota mendapat giliran paling akhir,” tutur Aries.

Distribusi perangkat teknologi tersebut menyasar 4.020 SMA, SMK, dan SLB negeri serta swasta di seluruh wilayah Jatim.

“Kami memperjuangkan penambahan anggaran pelatihan guru di PAK APBD agar bisa mendatangkan instruktur profesional ke sekolah,” kata Aries.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *