
Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mulai melakukan serah terima lapak kepada para pedagang Pasar Banyuwangi setelah revitalisasi yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) selesai dilaksanakan.
Tahapan ini menjadi bagian dari persiapan sebelum pasar kembali beroperasi setelah sebelumnya para pedagang menempati lokasi sementara di Gedung Wanita selama proses pembangunan berlangsung.
“Rencananya mulai kita operasikan Oktober 2026. Para pedagang telah kita sosialisasikan, dan mulai serah terima lapak yang akan ditempatinya,” ujarnya.
Pada Selasa siang (22/6/2026), sejumlah pedagang terlihat mulai mengurus administrasi di lokasi Pasar Banyuwangi. Mereka juga diberi kesempatan untuk melihat langsung kondisi lapak masing-masing, termasuk mengenali lokasi dan fasilitas pendukung yang tersedia.
Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop UMP) Banyuwangi, Heni Sugiharti menjelaskan, berdasarkan pendataan saat proses relokasi sebelumnya, terdapat 560 pedagang yang dinyatakan lolos verifikasi dan validasi (verval).
Para pedagang tersebut menjadi kelompok prioritas pertama yang akan menempati pasar hasil revitalisasi. “Ada 560 pedagang yang lolos verval, mereka ini masuk prioritas pertama yang akan menempati pasar. Mereka kita beri kesempatan untuk mengecek tempat dan utilitasnya,” kata Heny.
Untuk memberikan waktu adaptasi bagi pedagang sekaligus menghindari kepadatan saat proses pengecekan, peninjauan lapak dilakukan secara bertahap berdasarkan kelompok pedagang. Tahap awal dilakukan untuk pedagang dengan nomor urut 1-50, kemudian dilanjutkan dengan kelompok berikutnya yang berjumlah sekitar 60 pedagang.
Proses peninjauan lapak telah dimulai sejak Senin (21/9/2026) dan dilakukan secara bergiliran hingga seluruh pedagang mendapatkan kesempatan untuk melihat lokasi lapaknya masing-masing.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber