SURABAYA (Kabarjawatimur) – Upaya meramaikan Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah dan para pedagang, tetapi juga

SURABAYA (Kabarjawatimur) — Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya menegaskan komitmennya memperkuat kaderisasi perempuan muda sekaligus menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan sosial

SURABAYA (Kabar Jawa Timur) – Komisi A DPRD Kota Surabaya memberikan apresiasi terhadap inovasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya melalui program Bersama Urus Kelahiran dan Identitas Anak, Jejaring Lintas Layanan Kependudukan dan Kesehatan (Bunda Jelita).

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno, menilai Bunda Jelita menjadi bagian dari perubahan pola pelayanan administrasi kependudukan. Pemerintah tidak lagi sekadar menunggu masyarakat datang mengurus dokumen, tetapi mulai menjemput kebutuhan administrasi warga melalui jejaring fasilitas kesehatan.

Menurut Anas, konsep tersebut penting karena proses administrasi kependudukan anak sudah dapat dipersiapkan sejak ibu memasuki usia kehamilan tujuh bulan.

“Ini inovasi yang sangat baik. Pelayanan tidak hanya hadir setelah bayi lahir, tetapi sudah dipersiapkan sejak masa kehamilan,” kata Anas di Surabaya, Senin.

Bagi Komisi A, kata Anas, inovasi pelayanan publik harus diukur bukan hanya dari sistem yang dibangun pemerintah, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat mendapatkan kemudahan.

Sebab, akta kelahiran merupakan dokumen dasar identitas anak yang nantinya berkaitan dengan berbagai kebutuhan administrasi dan akses layanan publik.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *