:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Suasana-Muhammad-Fawait-di-Pendapa-Wahyawibhawaraga-Jember-Selasa-2292026.jpg)
SURYA.co.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyiapkan skema baru untuk menata aktivitas perdagangan di sekitar Pasar Tanjung.
Salah satu fokusnya adalah mengatur jam operasional 587 pedagang yang selama ini berjualan di luar gedung pasar, mulai dari pelataran hingga bahu jalan.
Skema tersebut dipaparkan Pemkab Jember dalam audiensi bersama ratusan pedagang Pasar Tanjung di Pendapa Wahyawibhawagraha Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (22/9/2026).
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut pertemuan Bupati Jember Muhammad Fawait dengan perwakilan pedagang di Pasar Tanjung pada Rabu (16/9/2026).
Saat itu, Fawait meminta waktu sepekan untuk merumuskan solusi atas berbagai persoalan tata kelola pasar.
Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Jember, Gatot Triyono, yang juga tergabung dalam Satgas Infrastruktur Kabupaten Jember, memaparkan sejumlah skema penataan.
Untuk pedagang di Jalan Samanhudi, tercatat 148 pedagang. Mereka akan dibagi berdasarkan jenis aktivitas berdagang.
Pedagang yang menggunakan mobil pikap dan bajongan dijadwalkan berjualan pukul 22.00-01.00 WIB.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber