
Mojokerto (beritajatim.com) – Petugas gabungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto bersama TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto menemukan sejumlah barang yang diamankan saat razia di blok hunian, Selasa (22/9/2026) malam. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan tujuh senjata tajam (sajam) buatan hingga kartu remi.
Razia gabungan tersebut menyasar 20 kamar hunian narapidana. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kamar dan barang-barang yang berada di dalamnya sebagai upaya deteksi dini sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Kelas IIB Mojokerto.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tujuh buah sajam buatan, lima buah sendok stainless, satu buah silet, satu buah pinset, dua alat cukur, delapan set kartu remi, dan satu set kartu domino. Seluruh barang temuan tersebut kemudian diamankan untuk dilakukan pendataan dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad mengatakan, razia gabungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keamanan dan ketertiban sekaligus meningkatkan sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH).
“Razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIB Mojokerto,” ungkapnya.
Sinergi dengan TNI, Polri, dan BNN dinilai sangat penting untuk memperkuat deteksi dini serta mencegah adanya penyalahgunaan narkoba maupun masuknya barang-barang terlarang. Selain pemeriksaan kamar hunian, petugas juga melaksanakan tes urine sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba.
Kepala BNN Kota Mojokerto, Damar Bastiar Amarapit menyebut pemeriksaan bersama tersebut penting untuk memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Razia gabungan tersebut dinilai menjadi langkah preventif yang penting.
“Pemeriksaan dan tes urine secara bersama-sama dapat memperkuat upaya deteksi dini serta membangun komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari narkoba,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber